Beranda / Teknologi Ramah Bumi / Aplikasi 'e-Fishery' Pantau Kualitas Air Tambak dan Kurangi...
Teknologi Ramah Bumi

Aplikasi 'e-Fishery' Pantau Kualitas Air Tambak dan Kurangi Limbah Pakan di Jawa Timur

Aplikasi 'e-Fishery' Pantau Kualitas Air Tambak dan Kurangi Limbah Pakan di Jawa Timur
Industri budidaya tambak (akuakultur) sering menghadapi inefisiensi pemberian pakan yang menyebabkan biaya produksi membengkak dan limbah organik mencemair perairan. Untuk mengatasi ini, teknologi 'e-Fishery' dikembangkan berupa alat sensor yang dipasang di tambak dan terhubung dengan aplikasi smartphone. Sensor ini secara otomatis mendeteksi tingkat kelaparan ikan/udang berdasarkan aktivitasnya, lalu memberikan pakan secara presisi pada waktu dan jumlah yang optimal. Inovasi ini diterapkan secara luas di sentra-sentra tambak udang dan bandeng di Jawa Timur. Petambak dapat memantau kondisi kualitas air (suhu, pH, oksigen terlarut) dan aktivitas pemberian pakan secara real-time dari jarak jauh, mengurangi kebutuhan tenaga kerja dan meningkatkan kendali atas proses budidaya. Dampaknya terukur: penggunaan pakan turun rata-rata 21%, yang langsung menekan biaya operasional dan mengurangi beban pencemaran nitrogen-fosfor dari sisa pakan. Produktivitas juga meningkat karena ikan/udang tumbuh lebih sehat dalam lingkungan yang terkontrol. Potensi adopsi teknologi ini sangat besar mengingat Indonesia adalah produsen akuakultur terbesar dunia. Pengembangan ke depan dapat mengintegrasikan data dari ribuan tambak untuk analisis prediktif penyakit, optimasi rantai dingin, dan koneksi langsung dengan pasar, mentransformasi sektor perikanan budidaya menjadi lebih efisien dan ramah lingkungan.
Organisasi: e-Fishery