Teknologi Ramah Bumi
Bulog Adopsi Teknologi BRIN untuk Simpan Beras Hingga Dua Tahun Pertahankan Mutu
29 April 2026, 00:00
7 views
Menjaga mutu dan mencegah kerusakan beras dalam penyimpanan jangka panjang adalah tantangan krusial untuk menjaga stok cadangan pangan pemerintah. Kerusakan seperti kutu, jamur, atau penurunan kualitas dapat menyebabkan kerugian materiil dan mengancam ketersediaan beras saat dibutuhkan. Perum Bulog mengadopsi teknologi penyimpanan beras yang dikembangkan oleh BRIN, yang diklaim mampu memperpanjang masa simpan beras hingga dua tahun dengan mutu yang tetap terjaga. Teknologi ini melibatkan modifikasi atmosfer dalam silo penyimpanan dan pengendalian faktor-faktor seperti suhu dan kelembaban secara presisi. Dengan adopsi teknologi ini, Bulog dapat mengoptimalkan fungsi logistik pangan nasional, memastikan stok cadangan beras tetap dalam kondisi prima untuk jangka waktu lebih lama. Dampaknya adalah efisiensi operasional yang lebih tinggi, pengurangan kehilangan (losses), dan ketahanan sistem cadangan pangan yang lebih tangguh. Inovasi penyimpanan ini merupakan contoh hilirisasi riset yang langsung bermanfaat bagi institusi strategis negara. Teknologi serupa berpotensi untuk diadopsi tidak hanya oleh Bulog di berbagai daerah, tetapi juga oleh pelaku usaha gudang komoditas pangan lainnya.
Organisasi: Perum Bulog, BRIN