Beranda / Teknologi Ramah Bumi / Green Floating Dock: Dermaga Apung Ramah Lingkungan yang Tin...
Teknologi Ramah Bumi

Green Floating Dock: Dermaga Apung Ramah Lingkungan yang Tingkatkan Ekosistem Pesisir di Kepulauan Seribu

Green Floating Dock: Dermaga Apung Ramah Lingkungan yang Tingkatkan Ekosistem Pesisir di Kepulauan Seribu
Aktivitas dermaga konvensional seringkali merusak ekosistem pesisir seperti terumbu karang dan padang lamun karena metode pembangunan dan lalu lintas kapal. Untuk mengatasi hal ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan lembaga penelitian mempelopori uji coba 'Green Floating Dock' (Dermaga Apung Hijau) di Kepulauan Seribu. Dermaga ini dirancang dengan struktur apung modular yang mengurangi dampak fisik pada dasar laut dan meminimalkan sedimentasi. Inovasi utamanya terletak pada material dan desainnya yang mendukung kehidupan biota laut. Bagian bawah dermaga dilengkapi dengan struktur buatan (artificial reef) yang menjadi tempat menempelnya karang dan tempat berlindung ikan. Sistem penambatannya juga dirancang untuk tidak merusak vegetasi laut di sekitarnya. Dermaga ini menggunakan material tahan korosi dan ramah lingkungan. Dampak yang diharapkan adalah restorasi ekosistem pesisir secara pasif sekaligus menyediakan infrastruktur fungsional untuk transportasi wisata dan masyarakat. Potensi pengembangannya sangat luas untuk daerah kepulauan dan pesisir di seluruh Indonesia yang tengah mengembangkan pariwisata berkelanjutan. Model ini dapat menjadi standar baru untuk infrastruktur maritim yang tidak hanya mengambil, tetapi juga memberi kembali kepada alam.