Ekologi Terapan/Inovasi Hayati
Inovasi Bioreaktor Mikroba Pemakan Plastik PET dari Limbah Laut Indonesia
26 Juli 2026, 00:00
Indonesia
11 views
Pencemaran plastik, terutama jenis PET (Polyethylene Terephthalate) yang banyak digunakan untuk botol kemasan, di laut Indonesia telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan, mengancam ekosistem dan kesehatan manusia melalui rantai makanan. Tim peneliti dari beberapa universitas di Indonesia berhasil mengisolasi dan mengidentifikasi konsorsium mikroba unik dari sampel sedimen laut tercemar plastik di perairan Indonesia. Mikroba-mikroba ini memiliki kemampuan luar biasa untuk mendegradasi PET. Mereka kemudian mengembangkan bioreaktor skala pilot yang mengoptimalkan kondisi (suhu, nutrisi, aerasi) bagi mikroba ini untuk bekerja maksimal dalam menguraikan sampah plastik PET menjadi senyawa yang lebih sederhana dan tidak berbahaya.
Inovasi berbasis bioteknologi ini menawarkan solusi pengelolaan sampah plastik yang ramah lingkungan, berbeda dengan pembakaran atau pendekatan fisik lainnya. Dampak potensialnya adalah pengurangan volume sampah plastik di tempat pembuangan akhir dan lingkungan, khususnya plastik yang sulit didaur ulang secara konvensional. Proses bioremediasi ini juga menghasilkan biomassa mikroba yang dapat dimanfaatkan lebih lanjut. Secara jangka panjang, teknologi ini dapat mengurangi beban mikroplastik di lautan.
Potensi pengembangannya sangat menjanjikan. Teknologi ini dapat diintegrasikan ke dalam sistem pengelolaan sampah terpadu di daerah pesisir atau di pabrik-pabrik yang menghasilkan limbah plastik PET. Skalanya dapat ditingkatkan dari pilot plant menjadi fasilitas industri. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mempercepat laju degradasi dan mengatasi plastik jenis lain. Temuan ini menunjukkan bahwa solusi untuk polusi plastik mungkin sudah ada di alam sekitar kita, tinggal bagaimana kita memanfaatkannya dengan ilmu pengetahuan.
Organisasi: universitas di Indonesia