Ketahanan Pangan
Kolaborasi Internasional Memproduksi Beras Rendah Emisi di Jawa Tengah
22 Mei 2026, 00:00
12 views
Budidaya padi konvensional merupakan sumber emisi metana yang signifikan. Untuk mengatasi masalah ini tanpa mengurangi hasil panen dan kesejahteraan petani, perusahaan teknologi pertanian Rize dan lembaga riset Temasek Life Sciences Laboratory (TLL) melakukan uji coba lapangan skala besar di Grobogan, Jawa Tengah. Proyek yang didukung oleh Philanthropy Asia Alliance dan Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) ini menguji kombinasi pengelolaan air dan nutrisi yang optimal.
Setelah hampir setahun di lahan 93 hektare yang melibatkan 173 petani kecil, proyek menunjukkan hasil yang menggembirakan. Hasil panen meningkat 5% berkat penerapan pupuk dosis optimal dari TLL, namun emisi metana turun drastis hingga 30-35%. Keuntungan bersih petani juga naik sekitar 5-6%.
Berdasarkan keberhasilan ini, kedua organisasi memperbarui kemitraan strategis selama lima tahun untuk membawa produksi beras rendah emisi dari tahap validasi ke skala komersial. Inovasi ini menjembatani riset ilmiah mutakhir dengan penerapan lapangan, menciptakan rantai pasok beras berkelanjutan yang terverifikasi. Model ini memiliki potensi replikasi luas di berbagai daerah penghasil padi di Indonesia dan dunia untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus dekarbonisasi pertanian.