Beranda / Solusi Praktis / Koperasi Nelayan di Banyuwangi Terapkan Cold Storage Tenaga...
Solusi Praktis

Koperasi Nelayan di Banyuwangi Terapkan Cold Storage Tenaga Surya untuk Kurangi Susut Hasil Tangkapan

Koperasi Nelayan di Banyuwangi Terapkan Cold Storage Tenaga Surya untuk Kurangi Susut Hasil Tangkapan

Koperasi nelayan di Banyuwangi berhasil mengatasi susut hasil tangkapan dengan membangun cold storage bertenaga surya berkapasitas 5 ton. Fasilitas ini mengurangi kehilangan ikan, meningkatkan pendapatan nelayan, dan mendorong penggunaan energi bersih. Model ini berpotensi direplikasi di berbagai tempat pendaratan ikan di Indonesia untuk memperkuat ketahanan pangan protein laut.

Nelayan skala kecil di Banyuwangi, Jawa Timur, selama ini menghadapi tantangan serius berupa susut hasil tangkapan ikan segar. Minimnya fasilitas pendingin yang andal dan terjangkau di dermaga menyebabkan ikan cepat membusuk, menurunkan nilai jual, dan mengurangi pendapatan nelayan. Kondisi ini tidak hanya merugikan ekonomi masyarakat pesisir, tetapi juga menghambat upaya penguatan ketahanan pangan berbasis protein laut yang berkelanjutan.

Inovasi Cold Storage Tenaga Surya untuk Nelayan Skala Kecil

Sebuah koperasi nelayan setempat menghadirkan solusi inovatif dengan mendirikan cold storage (gudang pendingin) bertenaga surya. Fasilitas berkapasitas 5 ton ini sepenuhnya digerakkan oleh panel surya atap yang dilengkapi sistem baterai, sehingga mampu beroperasi secara mandiri tanpa ketergantungan pada pasokan listrik PLN yang kerap tidak stabil di wilayah pesisir. Dengan sistem ini, nelayan dapat menyimpan ikan hasil tangkapan mereka pada suhu optimal segera setelah mendarat, sebelum dijual ke pasar atau industri pengolahan.

Pendekatan ini memadukan tenaga surya dengan teknologi pendinginan modern untuk menekan angka kehilangan hasil tangkapan. Panel surya mengumpulkan energi matahari pada siang hari dan menyimpannya dalam baterai untuk digunakan kapan saja, termasuk di malam hari. Dengan demikian, cold storage tetap berfungsi 24 jam tanpa gangguan, menjaga kesegaran ikan dan mempertahankan kualitasnya hingga tiba di tangan konsumen.

Dampak Ekonomi, Lingkungan, dan Potensi Replikasi

Dampak ekonomi langsung terasa: kehilangan hasil tangkapan berkurang drastis sehingga pendapatan nelayan meningkat signifikan. Ikan yang tersimpan dalam cold storage bernilai jual lebih tinggi karena kualitasnya terjaga. Dari sisi lingkungan, penggunaan energi bersih dari tenaga surya mengurangi emisi karbon dan mendukung praktik perikanan yang ramah lingkungan. Secara sosial, fasilitas ini memudahkan nelayan dalam mengelola hasil laut mereka tanpa harus khawatir terhadap fluktuasi listrik.

Model ini sangat aplikatif dan berpotensi direplikasi di ratusan tempat pendaratan ikan (TPI) di seluruh Indonesia. Dengan adopsi cold storage tenaga surya secara luas, Indonesia dapat mendorong ekonomi biru yang berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan pangan protein nasional. Inovasi ini menjadi bukti bahwa solusi berbasis energi terbarukan tidak hanya menyelesaikan masalah teknis, tetapi juga memberdayakan masyarakat pesisir dan menjaga kelestarian sumber daya laut.

Organisasi: PLN