Teknologi Ramah Bumi
Pertanian Presisi Berbasis IoT Menghemat Air dan Pupuk hingga 30% di Lahan Kering NTT
05 September 2026, 00:00
Nusa Tenggara Timur
16 views
Lahan kering di Nusa Tenggara Timur (NTT) selama ini mengalami produktivitas rendah akibat keterbatasan air dan pupuk. Inovasi sistem irigasi tetes otomatis yang terintegrasi sensor kelembaban tanah dan cuaca (IoT) diterapkan oleh startup lokal bersama Balitbangtan. Solusi ini mengatur jadwal dan volume pemberian air serta pupuk secara presisi. Hasil uji coba di lahan jagung dan kedelai menunjukkan peningkatan hasil panen 40% dan penghematan air hingga 30%. Dampaknya, petani kecil dapat mengelola lahan lebih efisien. Ke depan, pengembangan panel surya untuk sumber daya sistem memungkinkan adopsi di daerah off-grid.
Organisasi: Balitbangtan, startup lokal