Teknologi Ramah Bumi
Startup Indonesia Kembangkan Bioplastik dari Limbah Cangkang Rajungan yang Terurai di Laut
06 Mei 2026, 00:00
6 views
Polusi plastik, khususnya di lautan, merupakan krisis lingkungan global. Sementara bioplastik konvensional sering kali memerlukan kondisi industri untuk terurai, startup Indonesia 'OceanCycle' menemukan solusi dengan memanfaatkan limbah perikanan yang melimpah. Mereka fokus pada cangkang rajungan, yang biasanya dibuang dan menimbulkan masalah bau serta tempat berkembang biaknya penyakit di kawasan pesisir.
Solusi yang dihadirkan adalah teknologi pengolahan yang mengubah kitin dari cangkang rajungan menjadi biopolimer bernilai tinggi. Proses ini melibatkan ekstraksi, pemurnian, dan polimerisasi untuk menghasilkan bahan baku plastik yang dapat dicetak menjadi berbagai produk kemasan sekali pakai. Keunggulan utama material ini adalah kemampuannya untuk terurai secara alami di lingkungan laut dalam waktu bulanan, tidak seperti plastik konvensional yang butuh ratusan tahun, dan juga dapat dikomposkan di darat.
Dampak inovasi ini ganda: mengurangi polusi plastik sekaligus menyelesaikan masalah limbah industri perikanan, menciptakan ekonomi sirkular. Startup ini telah membangun rantai pasok dengan pengumpul limbah cangkang di pantai utara Jawa, memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat pesisir. Potensi pengembangannya sangat besar, mengingat Indonesia sebagai produsen rajungan utama. Skalabilitas dan kerja sama dengan industri makanan dan minuman untuk adopsi kemasan ramah lingkungan menjadi kunci mengurangi ketergantungan pada plastik fosil.